Kab.TangerangKegiatan Organisasi

HUT Ke-1 DKKT, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fikri Faiz Muhammad Dukung Pelestarian Seni dan Budaya

23
×

HUT Ke-1 DKKT, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fikri Faiz Muhammad Dukung Pelestarian Seni dan Budaya

Sebarkan artikel ini

Kompasaktual.Com – Kabupaten Tangerang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang (DKKT) menjadi momentum untuk memperkuat upaya pelestarian seni, budaya, dan kuliner lokal.

Kegiatan yang digelar di Graha Pemuda Kabupaten Tangerang, Kamis (1/10/2026), tersebut turut dihadiri Capt. Fikri Faiz Muhammad, S.Tr.Pel., Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Partai Golkar.

Fikri menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan DKKT yang dinilainya menjadi bagian dari upaya menjaga serta mengembangkan seni dan budaya daerah.

Ia berharap DKKT dapat terus konsisten menjalankan perannya sebagai mitra Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam pengembangan seni dan budaya, sekaligus menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk berkarya.

“Saya sangat mendukung adanya kegiatan ini. Semoga ke depannya DKKT bisa terus konsisten menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah daerah dalam pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Tangerang,” ujar Fikri.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-81, Dewan Fikri Faiz Muhammad Hadiri Kegiatan Kemerdekaan di Kecamatan Kelapa Dua

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah dalam sambutannya mendorong penguatan pelestarian seni, budaya, dan kuliner lokal agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.

Peringatan HUT ke-1 DKKT mengusung tema “Bersatu dalam Karya, Berakar pada Budaya, Menuju Tangerang Semakin Gemilang.”

Menurut Intan, tema tersebut mencerminkan semangat menjaga keberadaan seni dan budaya lokal sekaligus memperkuat identitas Kabupaten Tangerang.

“Seni dan budaya merupakan bagian penting dari jati diri suatu daerah. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur, kearifan lokal, sejarah, serta identitas yang diwariskan dari generasi ke generasi. Selain kesenian, kuliner khas Kabupaten Tangerang juga harus terus disosialisasikan dan diperkenalkan kepada anak-anak kita sekarang,” kata Intan.

Ia menilai pelestarian budaya tidak hanya mencakup seni tari, pakaian adat, batik, dan destinasi wisata, tetapi juga kekayaan kuliner tradisional yang menjadi bagian dari identitas daerah.

Baca Juga :  Peringati HUT RI ke-81, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Semarakkan Kemerdekaan Dengan Semangat Persatuan

Intan juga mendorong peningkatan sinergi antara DKKT dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar).

Ia berharap DKKT dapat terlibat dalam berbagai agenda resmi pemerintah daerah, termasuk memperkenalkan seni dan budaya Tangerang kepada generasi muda melalui kegiatan di sekolah-sekolah.

Sementara itu, Ketua DKKT Aida Hubaidah menyampaikan bahwa selama satu tahun berdiri, DKKT terus melakukan pembenahan dan penguatan organisasi. Salah satunya dengan mendata serta merangkul ratusan sanggar seni yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Menurut Aida, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membawa kesenian Kabupaten Tangerang agar semakin dikenal dan mampu berprestasi di tingkat nasional.

“Alhamdulillah kita sudah mendata ratusan sanggar se-Kabupaten Tangerang,” ungkap Aida.

Baca Juga :  Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, DKM Masjid Jami Nurrohman Santuni 215 Duafa di Kelapa Dua

Aida juga menyampaikan bahwa Gedung Kesenian Kabupaten Tangerang akan segera dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas para seniman. Gedung tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi berbagai cabang seni untuk berkarya dan berekspresi.

“Rumah kita bersama, tidak ada perbedaan dan tidak ada sekat. Di situ ada seni tari, seni tradisi, teater, film, debus, jaipong, semua akan berada di satu gedung yang sama yaitu Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aida mengajak generasi muda untuk mengenal dan mencintai berbagai identitas budaya Tangerang, di antaranya tari lenggang, tari cokek, debus, serta batik Tangerang.

Peringatan HUT ke-1 DKKT tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, seniman, budayawan, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keberlangsungan seni dan budaya Kabupaten Tangerang.

(Kang Yadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *