Kab.TegalPeristiwa

Polres Tegal dan Damkar Padamkan Kebakaran Gudang Aluminium di Desa Kebasen

118
×

Polres Tegal dan Damkar Padamkan Kebakaran Gudang Aluminium di Desa Kebasen

Sebarkan artikel ini

Kompasaktual.com – Tegal – Jajaran Polres Tegal bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal dan Kota Tegal bergerak cepat menangani kebakaran gudang peleburan aluminium di kawasan Pusat Industri Kecil (PIK), Desa Kebasen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Sabtu (31/10/2026) dini hari.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB setelah petugas gabungan melakukan upaya pemadaman dan pengamanan di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan awal saksi, peristiwa bermula ketika seorang karyawan gudang menyelesaikan aktivitas peleburan aluminium sekitar pukul 00.30 WIB. Sebelum meninggalkan area kerja, karyawan tersebut memastikan tungku peleburan dalam kondisi aman, kemudian beristirahat di mes yang berada tidak jauh dari gudang.

Namun, sekitar pukul 04.00 WIB, penjaga gudang terbangun setelah mendengar suara seperti petasan. Saat memeriksa sumber suara, saksi mendapati api telah membakar bagian atap gudang. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pemilik gudang dan petugas pemadam kebakaran.

Baca Juga :  Kapolres Tegal Pimpin Pengecekan Kendaraan Dinas Roda Dua, Pastikan Siap Dukung Tugas Kepolisian

Mendapat laporan masyarakat, personel Polsek Talang, Polsek Dukuhturi, dan Polsek Adiwerna langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta membantu proses penanganan kebakaran.

Sebanyak sembilan personel Polri diterjunkan ke lokasi. Sementara itu, petugas Damkar mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Tegal dan satu unit dari Kota Tegal.

Berkat koordinasi dan kerja sama petugas gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB.

Setelah proses pemadaman, personel kepolisian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, mendata saksi dan pemilik gudang, melakukan dokumentasi, serta berkoordinasi dengan petugas Damkar dan SPKT Polres Tegal untuk penanganan lebih lanjut.

Gudang yang terbakar diketahui milik Tan Tiong Hi. Di dalam gudang terdapat sekitar 10 ton aluminium, kayu bahan bakar peleburan, dua unit laptop, dan dua unit televisi.

Baca Juga :  Dokter Ungkap Tiga Keluhan Kesehatan Yang Paling Banyak Diderita Warga Dalam Pengobatan Gratis HUT IWO ke-14

Berdasarkan pendataan awal, sebagian aluminium masih dapat dimanfaatkan kembali. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu bara dari tungku peleburan aluminium yang kemungkinan kembali menyala dan merembet ke kayu bahan bakar. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Talang IPTU Wantoro, S.H., M.H., mengatakan sinergi antara kepolisian dan petugas Damkar menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran.

“Kami bersama personel Polsek Dukuhturi dan Polsek Adiwerna bersinergi dengan petugas Damkar untuk mengamankan lokasi dan mendukung proses pemadaman. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan masyarakat, mencegah meluasnya kebakaran, serta menjaga situasi tetap kondusif,” ungkap IPTU Wantoro.

Baca Juga :  Api Melalap Pemukiman Padat di Penjaringan, 2 Korban Jiwa dan Ratusan Warga Mengungsi

Kapolsek Dukuhturi IPTU Ahmad Joni, S.H., menambahkan bahwa personelnya turut dikerahkan untuk mendukung pengamanan dan kelancaran penanganan di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer, S.I.K., M.H., mengapresiasi kesigapan seluruh personel kepolisian dan petugas Damkar dalam merespons kejadian tersebut.

“Respons cepat dan kerja sama lintas instansi sangat diperlukan dalam menghadapi situasi darurat. Kami mengapresiasi seluruh petugas yang telah bekerja sama dalam penanganan kebakaran ini. Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar selalu memperhatikan aspek keselamatan dan memastikan sumber api benar-benar aman sebelum meninggalkan tempat kerja,” tegas Kapolres.

Melalui sinergi Polri bersama Damkar dan unsur terkait, Polres Tegal berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan situasi darurat guna menjaga keselamatan bersama.

(Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *