Kompasaktual.Com – Kab.Tegal – Dalam rangka meningkatkan semangat berdakwah dan memperkuat syiar Islam, Yayasan Amal Umat Islam (YAUMI) Kabupaten Tegal menyelenggarakan kegiatan Khitan Ceria dan Pengajian Umum, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Haji Wiennahto, Kudaile, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, dan diikuti oleh enam anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu.
Selain kegiatan khitan gratis, acara juga dirangkaikan dengan pengajian umum yang menghadirkan Ustaz Muhamad Faizal dari Pegirikan, Kecamatan Talang, sebagai penceramah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para pendiri dan pengurus YAUMI serta masyarakat muslim dan muslimah dari Slawi dan wilayah sekitarnya.
Ketua Panitia Khitan Ceria yang juga Wakil Ketua YAUMI, Ustaz Adib Fuadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian YAUMI kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Tujuan diselenggarakannya Khitan Ceria ini adalah membantu keluarga yang kurang mampu agar anak-anaknya dapat dikhitan secara gratis. Selain itu, peserta juga mendapatkan santunan, baik dalam bentuk uang maupun makanan,” ujar Adib.
Ia menambahkan, program Khitan Ceria terbuka bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan untuk melaksanakan khitan bagi anak-anaknya.
“Bagi warga yang kurang mampu dan ingin anaknya dikhitan, silakan mendaftarkan diri ke Sekretariat YAUMI. Nantinya akan difasilitasi dan dibantu melalui program Khitan Ceria,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Umum YAUMI, Abdul Syukur, yang mewakili Ketua Umum dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru YAUMI periode 2025–2030 terus melakukan inovasi dalam menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan.
Menurutnya, program YAUMI tidak hanya berfokus pada kegiatan rutin seperti sarasehan ulama dan umara serta penyampaian laporan perolehan sedekah umat Islam se-Kabupaten Tegal yang dilaksanakan setiap Kamis Wage malam Jumat Kliwon.
“Pengurus YAUMI periode 2025–2030 akan terus berinovasi. Selain kegiatan rutin, kami juga akan memberikan santunan kepada anak yatim dan lansia kurang mampu serta berupaya mewujudkan pembangunan pondok pesantren khusus bagi penyandang disabilitas,” ungkap Abdul Syukur.
Ia menambahkan, program Khitan Ceria menjadi salah satu program terbaru YAUMI yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu.
“Semua program tersebut bertujuan agar YAUMI semakin luas memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat syiar agama Islam,” ujarnya.
Abdul Syukur menegaskan bahwa kepedulian YAUMI tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan pembangunan sarana dan prasarana keagamaan, seperti masjid, musala, maupun madrasah.
“YAUMI tidak hanya membantu pembangunan fisik seperti masjid, musala atau madrasah, tetapi juga memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan lansia yang kurang mampu,” pungkasnya.
Melalui berbagai program sosial dan keagamaan tersebut, YAUMI berharap kehadirannya dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial dan syiar Islam di Kabupaten Tegal.
(Agus)



